Postingan

Gambar
  SEPUCUK SURAT UNTUK SEPAK BOLA INDONESIA Belum lama ini sepak bola Indonesia mendapat kabar kurang mengenakkan. Indonesia semakin terperosok di kancah sepak bola dunia, dengan berada di peringkat 173 FIFA, setelah sebelumnya berada di peringkat 171. Ironisnya, poin kita sama dengan Kamboja, yakni 964. Negara yang dulu biasa kita hajar dengan 6 sampai 7 gol kini berhasil menyamai poin Indonesia di peringkat FIFA. Tidak hanya itu, awal tahun ini Liga 1 terlempar dari 12 besar liga Wilayah Timur AFC. Dengan begitu, klub-klub Indonesia tidak bisa tampil di Liga Champions Asia sama sekali, setelah sebelumnya berkesempatan untuk berkiprah di LCA melalui jalur kualifikasi. Hal ini disebabkan Liga Korea Utara yang menyalip ke peringkat 7 setelah wakil andalannya, 25 April SC mengalami peningkatan prestasi dengan mencapai final AFC Cup tahun 2019, sehingga poin Liga Korea Utara meroket dan menyalip liga-liga negara lainnya, termasuk Liga 1. Tentu saja kabar ini sangat menyedihkan bagi...
Gambar
Hikayat Membagi Makanan Alkisah zaman dahulu kala, hidup Nabi yang sangat gemar membagi makanan. Beliau adalah Nabi Ibrahim AS. Membagi makanan yang dimaksud adalah ketika Beliau mendapatkan makanan, Beliau akan mengajak orang lain untuk makan bersamanya. Ya, begitulah kegiatan   sehari-hari beliau, yang patut dicontoh oleh kita di zaman penuh individualisme ini. Pada suatu hari, Nabi Ibrahim telah mendapatkan makanan yang cukup enak, namun tidak ada orang yang bisa diajaknya untuk makan bersamanya, beliau mulai mencari berkeliling kampung, hanya untuk menikmati makanan bersamanya, namun anehnya dalam satu kampung tidak ada satu orang pun yang bisa beliau temui. Akhirnya beliau menunggu di rumahnya hingga ada seseorang yang melewati rumahnya. Beliau pun mengejar orang yang baru saja lewat di depan rumahnya itu. Setelah didekati, ternyata orang tersebut adalah orang yang dikenal Nabi Ibrahim, yakni seorang penyembah berhala yang suka menghina Allah swt.. Beliau akhir...
Gambar
MERESAPI KEBAHAGIAAN SEORANG PENGGEMAR ARSENAL Hari minggu pagi yang cerah di pertengahan tahun 2004, seorang anak kecil berusia 8 tahun sedang asyik menonton televisi. Anak itu mencari kartun, kesukaan yang lazim bagi anak seusianya. Namun dia terkesima pada salah satu channel yang menayangkan pertandingan sepak bola. Dia heran, pemain bernomor punggung 14 disertai nama Henry selalu disorot kamera.   Entah mengapa, mulai saat itu juga dia mengidolakan klub yang dibela pemain tersebut, yaitu Arsenal. Seiring berjalannya waktu, sang bocah mengetahui bahwa pemain tersebut adalah andalan utama Arsenal, terutama dalam urusan mencetak gol. Sang bocah pun semakin mencintai klub asal London Utara tersebut. Ya, anak kecil itu adalah saya sendiri. Saya menyukai Arsenal semenjak saya masih duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar. Televisi saat itu menyiarkan siaran ulang Liga Primer Inggris saat weekend , sekitar pukul tujuh sampai sembilan pagi. Kemudian saya mengenali pem...
Gambar
KARYAMU ABADI, DIDI KEMPOT Beberapa waktu lalu, tepatnya hari Selasa pagi tanggal 5 Mei 2020. Gue bangun agak siangan, kira-kira jam setengah 9 pagi setelah makan sahur dan sholat subuh. Puasa memang bikin ngantuk. Gue buka HP buat liat info-info terbaru. Namun ada satu berita yang mengejutkan waktu dibuka. “Breaking News: Didi Kempot Meninggal Dunia”. Jelas gue kaget, “Ah masa sih? Belum lama naik daun padahal”, Pikir gue waktu itu. Setelah dicek, ternyata memang benar, Legenda Campursari itu telah berpulang ke Yang Maha Kuasa. Meninggalnya beliau merupakan duka yang mendalam bagi pecinta musik tanah air. Tentu gue juga sedih. Tidak ada hujan tidak ada angin, beliau tiba-tiba meninggalkan kita selamanya, tidak ada tanda-tanda masalah kesehatan sebelum wafat. Namun itu semua merupakan takdir Sang Maha Kuasa, kita tidak bisa mengubahnya sedikitpun. Bagi gue yang merupakan keturunan orang Yogyakarta, nama Didi Kempot sudah lama masuk ke telinga. Dulu Bapak beliin kas...
Gambar
YOU’LL NEVER WALK ALONE, INSPIRASI BAGI KITA SEMUA Di suatu pagi bulan Mei tahun 2005, saya sedang bersiap-siap berangkat ke sekolah. Ibu membantu memakaikan seragam. Bapak sarapan sambil menonton berita olahraga di televisi. “Liverpool menang 3-2 atas AC Milan”, begitu sayup-sayup yang terdengar di telinga. Tak lama kemudian Bapak mengantar saya ke sekolah dengan sepeda motor sekaligus berangkat bekerja. Di tengah perjalanan ke sekolah, saya mengobrol santai dengan Bapak. “Pak, Liverpool menang ya?” “Iya Nang, juara Liga Champions” Lantas saya kabarkan ke teman-teman waktu istirahat sekolah. “Eh Liverpool menang 3-2”. “Itu adu penaltinya, skor akhir 3-3. Liverpool ketinggalan dulu 3-0”. Saya cukup kagum dengan perjuangan Liverpool memenangi Liga Champions saat itu. Fans Liverpool mengenang momen fantastis tersebut dengan istilah ‘ The Miracle of Istanbul’ . Saya kini menyadari, kebangkitan Liverpool waktu itu sangat istimewa, karena sampai sekarang...
Gambar
SAMPAH, MASALAH MASA LALU, MASA KINI, DAN MASA DEPAN Sampah, satu kata yang tidak pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Kita sendiri juga pun yang menghasilkannya. Sisa-sisa aktivitas kita selalu menghasilkan sampah. Berdasarkan website dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tingkat pencemaran sampah di Indonesia sudah sangat parah, bahkan jika dianalogikan dengan tingkatan penyakit kanker sudah sampai di stadium 4.   Pembuangan sampah yang tidak diurus dengan baik mengakibatkan masalah besar, karena penumpukan sampah atau membuangnya sembarangan ke kawasan terbuka akan mengakibatkan pencemaran tanah yang juga berdampak ke saluran air tanah. Pembakaran sampah yang dilakukan sebagian masyarakat untuk mengurangi volume sampah, dapat mengakibatkan pencemaran udara, pembuangan sampah ke sungai mengakibatkan pencemaran air dan tersumbatnya saluran air sehingga mengakibatkan banjir (Sicular 1989). Selain itu, eksploitasi lingkungan menjadi isu yang berka...
Gambar
SUKACITA DARI KESABARAN EMILIANO MARTINEZ Bermain di klub sepakbola elit di Eropa adalah impian semua pesepakbola di muka bumi, tak terkecuali Arsenal. Arsenal adalah salah satu klub teras di Inggris. Meskipun prestasinya belum terlalu melimpah, Arsenal masih menjadi magnet bagi pesepakbola dunia, khususnya bagi pemain muda. Klub ini menyediakan ruang bagi pemain muda untuk mengembangkan diri dan bila berprestasi di klub akademi, bisa dipromosikan di tim utama. Kesempatan untuk promosi lebih terbuka dibanding klub teras lain seperti Chelsea dan Manchester City, karena kedua klub ini lebih sering membeli pemain bintang dari klub lain. Tak heran pemain akademi kedua klub ini kerap pindah di usia matang karena minimnya jam terbang di tim utama, meskipun secara prestasi lebih mentereng dari Arsenal beberapa tahun terakhir. Pemikiran ini diamini oleh Emiliano Martinez. Emi, sapaan akrabnya, dipinang Arsenal dari Independiente, klub Argentina pada 1 Juli 2010. Emi tidak langs...